Yakin dan jalani
Tidak perlu menyesal telah melakukan kesalahan. Tidak perlu memaksakan diri untuk melupakan semua kenangan (pahit). Menantilah, jika memang kau ingin menanti. Untuk apa takut meletakkan harapan di dalam hidup keseharian?
Kesalahan ada untuk pelajaran
Kenangan ada untuk masa depan
Penantian ada untuk harapan
Tak perlu ragu dan menyesal
Dia
Dia yang namanya tak pernah lagi kusebut
Namun tak pernah sedetikpun ku lupa
Dia yang wajahnya tak lagi pernah kutemui
Namun selalu saja nampak di pelupuk mata
Dia yang tak pernah lagi kudengar berbisik rindu
Namun selalu saja membuatku ingin bertemu
Adalah DiA…
Sekedar Salam
Selamat pagi, selamat siang, atau selamat malam
Ucap saya untuk anda semua yang t’lah datang
Untuk sekedar membaca coretan-coretan
Pengalaman, tentang bagaimana cinta dapat bertahan
Penantian, s’kalipun waktu penuh kesendirian
Harapan yang tak s’lalu berakhir terang
Tempat yang kucari
kucari kepastian di tengahnya ketidakpastian
kucari jawaban di antara pertanyaan-pertanyaan
kucari mentari dikala gelap malam
kucari bulan dikala langit tertutup awan
kucari cinta dalam kesedihan
kucari tawa di tengahnya bencana
kucari dirimu dan kutemukan hanya
bayangmu di kegelapan hariku
Kuragukan
Haruskah begitu saja tinggalkan
Setelah waktu perlahan susun kenangan
Mungkinkah begitu saja hilang
Saat t’lah terucap begitu banyak kata ’sayang’
Adakah semua yang indah hanyalah kepalsuan ?
Sudahkah kejujuran hati terungkap di kenyataan
Cinta…meski di dirimu, takkan kumengekang rasa
Terlahir tulus di hati, semoga tak lekang di kesendirian
Meragu
Ucapkan lirih namanya yang kau cinta
Dikala rindu, siapa tahu bisa sedikit obatimu
Bayangkanlah dirinya, ada memelukmu manja
Disaat cinta, hanya ada didalam hatimu
Berjanjilah menjaga cinta sebaik kau bisa
Meski rasa hanya kau sendiri yang miliki
Bersyukurlah di setiap waktu penghadapanmu
Saat kau mampu bahagiakan hatimu sendiri
Ketika kau mengerti hidup adalah perjuangan
Sendirimu adalah bagian dari pengorbanan hidup
Jangan pernah meminta saat kau masih bisa berikan cinta
Keajaiban takkan ada, untuk apa meragu ?
Selalu Cinta
Tak pernah aku meminta
Cinta di hatimu untukku
Tak jua pernah terucap
Kasih di dirimu, untukku
Hanya kunyatakan cinta
Saat kau balas mencintaiku
Hanya kuberikan sayang
Lalu juga engkau menyayangiku
Semua tetap penuh rela
Hingga saat kau melupakanku
Juga tetap
Meski semua tentangmu tak lagi aku
Tak pernah memaksa
Atau membenci saat jauh
Cinta
Meski tak lagi ada aku kamu
Harapan
Di birunya langit takkan kau temukan diriku
Di sebuah danau aku hidup sendiri
Cinta dan benci yang terbagi di diriku dan kamu
Membuatmu lupakanku, membuatku sepi sendiri
Padahal kita pernah sama-sama bermimpi
Pada satu cinta kita pernah berjanji
Kita juga pernah saling menangisi
dan berbisik lirih “jangan kau pergi”
Cinta membawaku kedalam buaian
Cinta membawaku kedalam harapan
Hingga lalu cinta menjauh dariku
Dalam kenyataan
Masih
Kucium rindu untukmu hari ini
Kupeluk erat janji takkan terganti
Sebab aku memang cinta
Dari hati lewat untaian kata
Dulu Bukan Sekarang
Dulu kau bilang “jangan tinggalkan”
Sekarang kau bilang “Sudah lupakan!”
Sungguh aku tak paham
Dulu kau bilang hanya aku yang kau sayang
Takkan ada lain mampu menggantikan
Kini kau bilang itu silam
Dulu kau bilang dan aku percaya
Waktu berjalan tak sedikitpun kuragukan
Hingga s’mua menjadi kenangan
Inilah Diriku
Aku tak pernah memberikanmu sekuntum bunga, hanya tuk menunjukkan besarnya rasa
Aku tak pernah memberikanmu sebuah boneka, sekedar menggantikan sosokku ada
Hingga kau pergi, aku tak pernah berikan itu semua
Aku tak pernah memberikanmu semua bahagia materi dunia
Aku tak pernah memberikanmu suka tanpa duka
Tapi hingga kau pergi, rasa di hatiku ini tetaplah sama
1001 Puisi
1001 puisi telah kutuliskan disini
seolah tanpa arti…
seolah ku hanya ingin bicara pada diri sendiri
untuk nanti, s’bagai saksi hari ini
1001 puisi tertulis mendalam di hati
bangkitkan imaji…
kuatkan jiwa rapuh cinta sejati
separuh nafas inginku semua kembali
1001 puisi tentang sepinya hati
penantian dari sendiri…
lalui ratusan hari-hari, jiwa sepi
demi menanti… namun tak pernah pasti
Beda Makna
Terucap satu kata syukur saat kau hadir
Menemani hari-hari meski tak slalu
Walau tak jumpa tetap
Berjalan dengan waktu, kayuh hidup berdua
Sisipkan makna untuk masa depan
Goreskan setitik harapan tentang cinta
Hidup ini adalah untukmu
Bukan kutak pedulikanmu, bila ku tak slalu ada
Ini juga untukmu demi masa di hari nanti
Yakinlah…aku cinta
Bukan berarti kutak setia jika kau cemburu
Atas semua langkah demi masa dihari nanti
Yakinlah…aku setia
Maknai hari saat kuhadir dihadapmu
Lihatlah! Sorot mata ini tanpa dusta
Rasakanlah! Jiwa ini tak ingin kau lari
Kuingin denganmu sampai nanti
Natural
Tak kan pernah adil memang
Bandingkan masa lalu dan masa depan
Kenangan dan harapan
Satu kenyataan yang t’lah silam, dan
satu kenyataan yang diimpikan
Jujur kutak pernah seperti ini
Sekian waktu t’lah berlalu
Kukira, rasa ini takkan lagi hadir
Hingga kini kutemukan indahmu
Saat ini
Malam ini, entah malam keberapa
Kumerindukanmu…
Merindukan saat-saat dekat
Pada siapa kucurahkan segala hidupkuWaktu dengan detik-detiknya yang menyiksa
Jam yang berputar pelan namun tak membawaku pada kesabaran
Dan menit…yang sibuk mencari arti diantara keduanya
Semua, hanya membawaku pada penantian, membosankan
Kuingin cinta ada disini !
Saat ini !
Mentari yang bergelut dengan rutinitas pagi
Dan bulan yang menunggu waktu tuk rutinitas malam
Membawaku…pada satu rutinitas yang membosankan
Rindu yang tak tertahan
Kuingin cinta membelaiku !
Saat ini !
Kekasih sejati
Seorang kekasih sejati tak pernah pergi dari hati
Meski tak selalu bisa ditemui
Diciumi, dipeluki, atau dibisiki
Seorang kekasih sejati tak pernah bersedih
Meski tak mesti diberi
Dikasih, diarti atau dicari
Melangsungkan Harap
Kutuliskan semua kata yang terlintas
Dalam bait-bait puisi kerinduan
Meski seperti tanpa arti
Asa ini tak boleh mati…
Cinta di hati…kala sendiri
Baru kumengerti satu yang kuingini
Kuat kuyakini takkan terganti
Menanti…walau mungkin s’lamanya sepi
Cinta…bukan yang kupuja
Memang tak sempurna, tapi toh terasa
Takkan kulupakan semua
Setiap detiknya…ku
Hadirnya Dirimu
Kehadiranmu
Memberikan suasana baru
Engkaupun mampu tenangkan aku
Disaat risau dalam hatiku
Lembutnya sikapmu
Meluluhkan hatiku
Terbuai aku terlena
Oleh dirimu
Jantungku bergetar
Saat kau ada didekatku
Mungkinkah Aku
Jatuh cinta padamu
Sebisa diriku
Melupakan dirimu
Namun tetap saja ku tak bias
Kaupun selalu ada didalam hatiku
Biarlah semua
Mengalir apa adanya
Aku yakin kau mengerti
Perasaan hatiku
Awal
Awalnya
Aku merasa masuk ke dunia yang asing
Yang sama sekali baru
Sedikitpun ku tak mengerti
Hanya berbekal rasa ingin tahu
Jiwaku berani berjalan
Mencoba pahami segalanya
Yang mulai tampak
Tergambar raut wajah baru
Mulai penuhi duniaku
Yang mengajak sukmaku
Ikut dalam irama yang tecipta
Dalam menghadapi segala yang samara
Segala yang tak ku kenal
Aku hanya berpegang
Dengan jiwa petualanganku
Suara Hati
Dimana aku mendapat cinta
Yang dimiliki oleh setiap insan
Hidup tak berarti
Tanpa adanya cinta
Cinta membuatku bahagia
Cinta membuatku merana
Saat hati merasa bahagia
Kini semua telah hilang
Terkikis oleh luka
Gerimis datang menemaniku
Memecah keheningan malam
Saat hati terluka
Kau datang hanya selintas
Sesaat dan sekejap
Hati tak bisa berkata
Mulut hanya diam seribu bahasa
Tak seorangpun yang tahu
Suara hatiku
SEVENTEEN untuk mencintaimu.mp3![]()
Search & Listen Mp3 Music Code at CodeLagu.Com
klik disini compfor untuk mendapatkan informasi terbaru tentang computer
