Site Network: Home | Sylabus | Gecko and Fly | About

Yakin dan jalani

Tidak perlu menyesal telah melakukan kesalahan. Tidak perlu memaksakan diri untuk melupakan semua kenangan (pahit). Menantilah, jika memang kau ingin menanti. Untuk apa takut meletakkan harapan di dalam hidup keseharian?

Kesalahan ada untuk pelajaran
Kenangan ada untuk masa depan
Penantian ada untuk harapan

Tak perlu ragu dan menyesal

Dia

Dia yang namanya tak pernah lagi kusebut
Namun tak pernah sedetikpun ku lupa
Dia yang wajahnya tak lagi pernah kutemui
Namun selalu saja nampak di pelupuk mata
Dia yang tak pernah lagi kudengar berbisik rindu
Namun selalu saja membuatku ingin bertemu

Adalah DiA…

Sekedar Salam

Selamat pagi, selamat siang, atau selamat malam
Ucap saya untuk anda semua yang t’lah datang
Untuk sekedar membaca coretan-coretan
Pengalaman, tentang bagaimana cinta dapat bertahan
Penantian, s’kalipun waktu penuh kesendirian
Harapan yang tak s’lalu berakhir terang

Tempat yang kucari

kucari kepastian di tengahnya ketidakpastian
kucari jawaban di antara pertanyaan-pertanyaan
kucari mentari dikala gelap malam
kucari bulan dikala langit tertutup awan
kucari cinta dalam kesedihan
kucari tawa di tengahnya bencana
kucari dirimu dan kutemukan hanya
bayangmu di kegelapan hariku

Kuragukan

Haruskah begitu saja tinggalkan
Setelah waktu perlahan susun kenangan
Mungkinkah begitu saja hilang
Saat t’lah terucap begitu banyak kata ’sayang’

Adakah semua yang indah hanyalah kepalsuan ?
Sudahkah kejujuran hati terungkap di kenyataan
Cinta…meski di dirimu, takkan kumengekang rasa
Terlahir tulus di hati, semoga tak lekang di kesendirian

Meragu

Ucapkan lirih namanya yang kau cinta
Dikala rindu, siapa tahu bisa sedikit obatimu
Bayangkanlah dirinya, ada memelukmu manja
Disaat cinta, hanya ada didalam hatimu

Berjanjilah menjaga cinta sebaik kau bisa
Meski rasa hanya kau sendiri yang miliki
Bersyukurlah di setiap waktu penghadapanmu
Saat kau mampu bahagiakan hatimu sendiri

Ketika kau mengerti hidup adalah perjuangan
Sendirimu adalah bagian dari pengorbanan hidup
Jangan pernah meminta saat kau masih bisa berikan cinta
Keajaiban takkan ada, untuk apa meragu ?

Selalu Cinta

Tak pernah aku meminta
Cinta di hatimu untukku
Tak jua pernah terucap
Kasih di dirimu, untukku

Hanya kunyatakan cinta
Saat kau balas mencintaiku
Hanya kuberikan sayang
Lalu juga engkau menyayangiku

Semua tetap penuh rela
Hingga saat kau melupakanku
Juga tetap kan ada cinta
Meski semua tentangmu tak lagi aku

Tak pernah memaksa
Atau membenci saat jauh
Cinta kan tetap indah
Meski tak lagi ada aku kamu

Harapan

Di birunya langit takkan kau temukan diriku
Di sebuah danau aku hidup sendiri
Cinta dan benci yang terbagi di diriku dan kamu
Membuatmu lupakanku, membuatku sepi sendiri

Padahal kita pernah sama-sama bermimpi
Pada satu cinta kita pernah berjanji
Kita juga pernah saling menangisi
dan berbisik lirih “jangan kau pergi”

Cinta membawaku kedalam buaian
Cinta membawaku kedalam harapan
Hingga lalu cinta menjauh dariku
Dalam kenyataan

Masih

Kucium rindu untukmu hari ini
Kupeluk erat janji takkan terganti

Sebab aku memang cinta
Dari hati lewat untaian kata

Dulu Bukan Sekarang

Dulu kau bilang “jangan tinggalkan”
Sekarang kau bilang “Sudah lupakan!”
Sungguh aku tak paham

Dulu kau bilang hanya aku yang kau sayang
Takkan ada lain mampu menggantikan
Kini kau bilang itu silam

Dulu kau bilang dan aku percaya
Waktu berjalan tak sedikitpun kuragukan
Hingga s’mua menjadi kenangan

Inilah Diriku

Aku tak pernah memberikanmu sekuntum bunga, hanya tuk menunjukkan besarnya rasa
Aku tak pernah memberikanmu sebuah boneka, sekedar menggantikan sosokku ada
Hingga kau pergi, aku tak pernah berikan itu semua

Aku tak pernah memberikanmu semua bahagia materi dunia
Aku tak pernah memberikanmu suka tanpa duka
Tapi hingga kau pergi, rasa di hatiku ini tetaplah sama


1001 Puisi

1001 puisi telah kutuliskan disini
seolah tanpa arti…
seolah ku hanya ingin bicara pada diri sendiri
untuk nanti, s’bagai saksi hari ini

1001 puisi tertulis mendalam di hati
bangkitkan imaji…
kuatkan jiwa rapuh cinta sejati
separuh nafas inginku semua kembali

1001 puisi tentang sepinya hati
penantian dari sendiri…
lalui ratusan hari-hari, jiwa sepi
demi menanti… namun tak pernah pasti

Beda Makna

Terucap satu kata syukur saat kau hadir
Menemani hari-hari meski tak slalu
Ada setia terwujud rasa saling percaya
Walau tak jumpa tetap kan cinta

Berjalan dengan waktu, kayuh hidup berdua
Sisipkan makna untuk masa depan
Goreskan setitik harapan tentang cinta
Hidup ini adalah untukmu

Bukan kutak pedulikanmu, bila ku tak slalu ada
Ini juga untukmu demi masa di hari nanti
Yakinlah…aku cinta
Bukan berarti kutak setia jika kau cemburu
Atas semua langkah demi masa dihari nanti
Yakinlah…aku setia

Maknai hari saat kuhadir dihadapmu
Lihatlah! Sorot mata ini tanpa dusta
Rasakanlah! Jiwa ini tak ingin kau lari
Kuingin denganmu sampai nanti

Natural

Tak kan pernah adil memang
Bandingkan masa lalu dan masa depan
Kenangan dan harapan
Satu kenyataan yang t’lah silam, dan
satu kenyataan yang diimpikan
Jujur kutak pernah seperti ini
Sekian waktu t’lah berlalu
Kukira, rasa ini takkan lagi hadir
Hingga kini kutemukan indahmu

Saat ini

Malam ini, entah malam keberapa
Kumerindukanmu…
Merindukan saat-saat dekat
Pada siapa kucurahkan segala hidupkuWaktu dengan detik-detiknya yang menyiksa
Jam yang berputar pelan namun tak membawaku pada kesabaran
Dan menit…yang sibuk mencari arti diantara keduanya
Semua, hanya membawaku pada penantian, membosankan
Kuingin cinta ada disini !

Saat ini !

Mentari yang bergelut dengan rutinitas pagi
Dan bulan yang menunggu waktu tuk rutinitas malam
Membawaku…pada satu rutinitas yang membosankan
Rindu yang tak tertahan
Kuingin cinta membelaiku !

Saat ini !

Kekasih sejati

Seorang kekasih sejati tak pernah pergi dari hati
Meski tak selalu bisa ditemui
Diciumi, dipeluki, atau dibisiki
Seorang kekasih sejati tak pernah bersedih
Meski tak mesti diberi
Dikasih, diarti atau dicari

Melangsungkan Harap

Kutuliskan semua kata yang terlintas
Dalam bait-bait puisi kerinduan
Meski seperti tanpa arti
Asa ini tak boleh mati…

Cinta di hati…kala sendiri
Baru kumengerti satu yang kuingini
Kuat kuyakini takkan terganti
Menanti…walau mungkin s’lamanya sepi

Cinta…bukan yang kupuja
Memang tak sempurna, tapi toh terasa
Takkan kulupakan semua
Setiap detiknya…ku kan bertahan

Hadirnya Dirimu

Kehadiranmu

Memberikan suasana baru

Engkaupun mampu tenangkan aku

Disaat risau dalam hatiku

Lembutnya sikapmu

Meluluhkan hatiku

Terbuai aku terlena

Oleh dirimu

Jantungku bergetar

Saat kau ada didekatku

Mungkinkah Aku

Jatuh cinta padamu

Sebisa diriku

Melupakan dirimu

Namun tetap saja ku tak bias

Kaupun selalu ada didalam hatiku

Biarlah semua

Mengalir apa adanya

Aku yakin kau mengerti

Perasaan hatiku

Awal

Awalnya

Aku merasa masuk ke dunia yang asing

Yang sama sekali baru

Sedikitpun ku tak mengerti

Hanya berbekal rasa ingin tahu

Jiwaku berani berjalan

Mencoba pahami segalanya

Yang mulai tampak

Tergambar raut wajah baru

Mulai penuhi duniaku

Yang mengajak sukmaku

Ikut dalam irama yang tecipta

Dalam menghadapi segala yang samara

Segala yang tak ku kenal

Aku hanya berpegang

Dengan jiwa petualanganku

Suara Hati

Dimana aku mendapat cinta

Yang dimiliki oleh setiap insan

Hidup tak berarti

Tanpa adanya cinta

Cinta membuatku bahagia

Cinta membuatku merana

Saat hati merasa bahagia

Kini semua telah hilang

Terkikis oleh luka

Gerimis datang menemaniku

Memecah keheningan malam

Saat hati terluka

Kau datang hanya selintas

Sesaat dan sekejap

Hati tak bisa berkata

Mulut hanya diam seribu bahasa

Tak seorangpun yang tahu

Suara hatiku

0 komentar:

Posting Komentar